Pages

CIRI-CIRI SISTEM PENDIDIKAN ISLAM

J.W. getzel dan  EG. Guba menyatakan bahwa pada umumnya sistem pendidikan mempunyai ciri-ciri
a. Terdiri atas unsur-unsur yang saling berkaitan antara satu sama lain.
b. Berorientasi kepada tujuan yang ditetapkan
c. Didalamnya terdapat peraturan-peraturan dan tata tertib berbagai kegiatan dan sebagainya.
Bila ciri-ciri diatas diaplikasikan dalam sistem pendidikan maka komponen-komponennya pendidikan seperti ini yang dikemukakan para pakar sebagai berikut:
1. Noeng Muhadjir membagi komponen sistem kepada tiga kategori yaitu :
a. Bertolak dari lima unsur dasar pendidikan, meliputi: yang memberi(pendidik) yang menerima(peserta didik), tujuan, cara/jalan, dan konteks posisi
b. Bertolak dari empat komponen pokok pendidikan, yaitu kurikulum, subjekdidik, personifikasi pendidik, dan konteks belajar mengajar.
c. Bertolak dari tiga fungsi pendidikan, yaitu pendidikan kreativitas,pendidikan moralitas, dan pendidikan produktivitas
2. Selanjutnya penulis(Ramayulis)membagi sistem pendidikan tersebut atas empat unsur yaitu
-kegiatan pendidikan yang meliputi; pendidikan diri sendiri, pendidikan oleh lingkungan, pendidikan oleh seseorang terhadap orang lain.
-Binaan pendidikan mencakup: Jasmani, akal dan qalbu.
-Tempat pendidikan, mencakup: rumah tangga, sekolah, dan masyarakat.
-Komponen pendidikan, mencakup: dasar, tujuan, materi, metode, media,evaluasi, administrasi biasa, dana, dan sebagainya.
 *Kegiatan  mendidik/kegiatn belajar mengajar meliputi:
-mengarahkan peserta didik ketika dalam kelas maupun diluar kelas
-membimbing anak didik,obyek  proses bimbingan ini berupa bakat dan potensi anak didik.
-memberi motivasi atau dorongan,motivasi yang bersifat intrinsik (dorongan dari dalam diri anak didik)dan ektrinsik (motivasi dari luar diri anak didik)
-memperhatikan peserta didik ketika dilingkungan sekolah maupun diluar sekolah,pendidik ketika dilungkungan sekolah sebagai pengajar,ketika dalam lingkungan masyarakat juga predikat pendidik harus tetap eksis,dalam artian yang sederhana walaupun tak berseragam guru,seorang pendidik harus punya wibawa(pengaruh positif)dihadapan anak didiknya,sedikitnya anak didik merasa malu jika ketauan melakukan hal yang tidak baik.

0 komentar:

Poskan Komentar